Diduga Bocor Razia Hanya Temukan Obat Kadaluwarsa

Banjarmasin – Razia obat-obatan berbahaya di Pasar Lima Kota Banjarmasin, dengan target pil Zenith yang dilakukan Satuan Narkoba Polresta setempat diduga bocor, sehingga polisi hanya menemukan obat kadaluwarsa. Kasat Narkoba Polresta Banjarmasin Kompol Feri R Sitorus Sik MH di Banjarmasin, Minggu (18/9), mengatakan pihaknya menduga kalau razia itu bocor karena dari informasi yang didapat di Pasar Lima banyak apotik dan toko obat menjual pil Zenith setelah di razia tidak satupun ditemukan. Dia mengatakan, kegiatan yang mereka lakukan ini diduga pasti ada oknum yang telah membocorkan namun itu tidak mengurangi niatnya untuk memberantas peredaran obat berbahaya tersebut. Dalam razia tersebut pihaknya hanya menemukan obat kadaluwarsa di antaranya 13 pack jamu air mancur, 36 box Meloxicam 7,5 mg dan 37 bok obat-obatan dari berbagi merk. “Semua barang bukti obat kadaluwarsa itu kami bawa ke kantor untuk diamankan agar tidak diperjual belikan oleh pemilik toko,” ucapnya. Feri sapaan akrab Kasat Narkoba terus mengatakan, atas temuan itu pihaknya telah berkoordinasi dengan BPOM dan bagi pemilik toko obat hanya diberikan teguran tertulis karena sulit untuk dipidanakan. “Barang bukti obat kadaluwarsa itu langsung kami musnahkan dan pemiliknya diberikan teguran atau peringatan tertulis,” ujarnya pria lulusan Akpol angkatan 2004 itu. Untuk razia akan terus dilakukan dan nantinya sistem razia akan diubah sehingga kemungkinan untuk bocor lagi itu sangat tipis. Tidak menutup kemungkinan razia nantinya akan dilaksanakan pada malam hari dan bersifat acak agar susah diketahui pergerakannya. Pria yang pernah menjabat sebagai Kasat Reskrim Polres Banjarbaru itu terus mengatakan, pihaknya akan tetap melakukan razia terhadap toko obat dan apotik yang masih nakal menjual obat-obatan yang telah ditarik izin edarnya atau izin produksinya seprti Pramatol pada bulan 12 di tahun ini sudah habis izin edarnya. Satuan Narkoba terus mengimbau kepada apotik dan toko obat agar dapat membantu dan berkoordinasi dengan BPOM dan Sat Resnarkoba Polresta Banjarmasin jika di Pasar Cempaka atau pasar lima ada gerobak-gerobak obat yang berani menjual obat-obatan jenis pil Zenih dan lainnya. “Bagi siapapun yang masih bernai menjual pil Zenith dan obat lainnya yang telah dicabut izin edarnya apabila ketahuan dan tertangkap akan kami tindak tegas sesuai aturan yang berlaku,” tuturnya kepada Wartawan Antara. /IS

Sumber: BeritaSatu