Schmeichel dan Perjalanan Jauh yang Sudah Ditempuhnya

Kurang lebih sedekade lalu, Kasper Schmeichel barangkali takkan bermimpi muluk-muluk, dari menjuarai Premier League atau tampil di perempatfinal Liga Champions.Sedekade yang lalu, Schmeichel masih berkutat di level keempat sepakbola Inggris. Kala itu statusnya adalah pemain Manchester City, tapi dipinjamkan dari musim ke musim ke tim-tim League Two.Di musim 2005/2006, anak dari kiper legendaris Manchester United Peter Schmeichel itu bermain di Darlington dan Bury. Musim berikutnya, pemain kelahiran Kopenhagen itu kembali dipinjamkan ke Bury selama separuh musim, kemudian pindah ke tim Premier League Skotlandia, Falkirk.Schmeichel lantas sempat naik level dengan tampil di divisi Championship bersama Cardiff City dan Coventry City di musim 2007/2008. Tapi lalu kembali lagi ke League Two di 2009/2010.Di musim berikutnya dia naik kembali ke Championship dengan memperkuat Leeds United. Setelah semusim, dia pindah ke Leicester City dan di tim inilah perjalanan Schmeichel semakin jauh, penuh kejutan, dan tentunya menyenangkan.Tiga musim di Championship, dia membawa Leicester promosi ke Premier League. Hampir terdegradasi di musim perdananya bersama ‘Si Rubah’, musim berikutnya Schmeichel malah mengangkat trofi juara. Ya, juara Premier League.Karena juara itu pula, Leicester lolos ke fase grup Liga Champions musim ini dan menempati pot pertama. Itu cukup untuk menghindarkan mereka dari bertemu lawan-lawan besar di babak grup.Sekali lagi hidup memberikan kejutannya untuk Schmeichel dan rekan-rekannya di Leicester. Mereka mungkin ‘dikembalikan ke bumi’ setelah menjalani kisah dongeng di Premier League, dengan tertatih-tatih di papan bawah musim ini. Tapi siapa menduga Leicester lolos ke perempatfinal Liga Champions(!).Schmeichel menjadi pahlawan dalam torehan itu, di mana Leicester menang 2-0 atas Sevilla, Rabu (15/3/2017) dinihari WIB pada leg kedua babak 16 besar. Dia menepis penalti Steven N’Zonzi di menit ke-80, yang jelas bakal membuat situasi berbalik 180 derajat andai masuk ke gawang.Leicester menang 3-2 secara agregat. Dan itu membawa Schmeichel, juga sebagian para pemain Leicester lainnya, ke perjalanan yang lebih jauh.”Penyelamatan-penyelamatan macam ini adalah tugas saya. Menyenangkan bisa membantu tim lolos. Ini soal kepercayaan diri. Kami sudah bermain lebih seperti yang kami tampilkan musim lalu dan memetik hasilnya sekarang. Ini malam fantastis,” kata Schmeichel dikutip BBC.”Untuk sebagian besar dari kami, kami sudah melalui jalan panjang. Saya sudah pernah bermain di League Two dan bisa berdiri di sini, di perempatfinal Liga Champions, itu luar biasa,” imbuh kiper 30 tahun ini.
(raw/cas)

elwakeel-ad.com Agen Bola Terpercaya, Agen Sbobet, Agen Judi Online, Agen Casino 338A, Agen Bola Tangkas, Bandar Bola Terbaik, Taruhan .. Sumber: Sport Detik